Sabtu, 21 April 2012
Aku
Kadang aku merasa seakan Tuhan mempermainkanku.
Takdirnya seakan mengejekku.
Jangan salahkan aku berpikir begitu.
Jangan anggap aku manusia tak tahu berterima kasih.
Aku hanya ingin katakan.
Aku hanya ingin sampaikan.
Penantian adalah kutukn.
Menjadikan dingin berubah panas.
Aku disini.
Bukan untuk siapapun.
Tapi untuk diriku.
Dan jangan lagi mengejekku.
Jangan lagi ucapkan soal omong kosong itu
Takdir yang kau berikan untukku sudah begitu cukup
Aku begitu berharap kau memaafkanku
Bukan kebaikanku, tapi untuk kebaikanmu
Untuk ketenanganmu
Aku tak ingin kau sampai jadi sepertiku
Membenci
Mendendam
Sampai akhir hayat
Walau kau tahu, yang kau dapat hanyalah penderitaan
Tapi terus kau lakukan
Manusia bodoh
Kutukan ini akan bersamamu selamanya
Sama seperti rasa dendam yang ada dalam hatimu
Sama seperti rasa benci ini
Sama
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar