mm...menunggu....
satu hal yang paling kubenci
menunggu hal yang tak pasti
sangat benci...
aku hilang. tak tau arah sekarang
aku bimbang, ragu untuk melangkah
Selasa, 29 Mei 2012
Kamis, 03 Mei 2012
Mei
Kata seandainya terasa begitu kosong. Tapi kata itu mengatakan begitu banyak arti.
Semua orang pasti pernah memikirkan kata itu. Seandainya ini...,seandainya itu....
Tapi tetap saja, kata itu tetap kosong.
Sama dengan sejarah, sama dengan waktu yang sudah lewat.
Kita tidak akan mungkin dapat kembali ke detik yang baru saja berlalu.
Setiap waktu yang tersia-sia tak pernah bisa kita perbaiki.
Kita ada di masa sekarang.
Tapi tetap saja di kepalaku selalu ada berjuta-juta kata seandainya.
Kata itu terasa begitu kosong. Dan membuahkan penyesalan.
Seandainya semua berubah.
Seandainya...
Seandainya aku bisa berubah...
Sabtu, 21 April 2012
Aku
Kadang aku merasa seakan Tuhan mempermainkanku.
Takdirnya seakan mengejekku.
Jangan salahkan aku berpikir begitu.
Jangan anggap aku manusia tak tahu berterima kasih.
Aku hanya ingin katakan.
Aku hanya ingin sampaikan.
Penantian adalah kutukn.
Menjadikan dingin berubah panas.
Aku disini.
Bukan untuk siapapun.
Tapi untuk diriku.
Dan jangan lagi mengejekku.
Jangan lagi ucapkan soal omong kosong itu
Takdir yang kau berikan untukku sudah begitu cukup
Aku begitu berharap kau memaafkanku
Bukan kebaikanku, tapi untuk kebaikanmu
Untuk ketenanganmu
Aku tak ingin kau sampai jadi sepertiku
Membenci
Mendendam
Sampai akhir hayat
Walau kau tahu, yang kau dapat hanyalah penderitaan
Tapi terus kau lakukan
Manusia bodoh
Kutukan ini akan bersamamu selamanya
Sama seperti rasa dendam yang ada dalam hatimu
Sama seperti rasa benci ini
Sama
Kamis, 22 Maret 2012
Aku
Aku menunggu dan terus menunggu. Berharap dan terus berharap.
Sangat sabar aku disini.
Sangat sabar aku menanti.
Aku bahkan tak tau kenapa aku masih disini.
Aku bahkan tak tau kenapa aku menanti.
Aku tak tahu mau sampai kapan aku menunggu.
Kapan aku bilang sudah cukup...
Kapan aku akan tinggalkan semua ini dan lakukan berhenti
Kapan kamu kembali....
Aku sudah lelah...
Rabu, 21 Maret 2012
Senyum di Balik Duka
Untukmu yang selalu tersenyum. Untukmu yang bahagia.
Dukamu juga dukaku.
Aku saudaramu, aku sahabatmu,aku kaummu.
Tidak pernah kamu sendiri
Jangan pikir kamu sendiri
Untukmu yang sudah tidak percaya akan cinta
Untukmu yang sudah lelah akan hidup
Untukmu yang ingin pergi sekarang
Untukmu yang lelah
Untukmu sahabat....
Akupun disini
Akupun merasakan yang kamu rasakan
Aku menangis sepertimu
Aku akan tertawa jika kamu tertawa
Aku tahu dukamu....
Tapi saudaraku....,sahabatku....
Hidup adalah kutukan yang paling indah....
Sahabat....
Inilah keindahan dibalik kutukan itu...
Senyummu....
Langganan:
Postingan (Atom)
